Selasa, 22 Januari 2013

Kunjungan ke China kota Beijing-Harbin-jilin-Shang-Hai





Perjalanan pada tgl 26/12/2012 sampai dengan tgl 6/01/2013 dari Medan ke Singapore dan menuju ke Beijing kota China selama 12 hari.Kunjungan ke Beijing merupakan suatu kehidupan yang di jalankan sesuai dengan perkembangan jaman,sehingga dalam liburan kuliah juga dapat waktu untuk berlibur di kota china yaitu beijing,namun dalam kunjugan ini banyak hikmat yang di dapat berupa banyak sejarah kehidupan di negara china ini,yaitu berupa peninggalan kerajaan Mang ching,yang berada di intikota china Beijing,kunjungan ini banyak makan waktu perjalanan dengan bus,walaupun cuaca sangat dingin,seperti halnya berada di Beijing inti kota ini suhu cuaca berkisar minus 1 sampai 3 ini sudah dingin,dengan kunjungan ini tentunya turun dari bus dan berjalan kaki sekitar 15 menit sampai ke kota kerajaan Mang ching itu,namun dengan perjalan ini banyak hal yang harus di lihat dengan sambil berjalan kaki sambil kedingin dengan cuaca yang amat dingin,sampai di pintu gerbang kerjaan banyak harus di lihat dengan keindahan dalam kerajaan yang beitu megah,seperti halnya kamar selir berkisar 1000 kamar dengan bentuk ruang dan kamar yang masih utuh dengan aslinya,kursi raja,kamar raja,ruang baca raja,ruang perintahan raja,baik ruang dan kamar terbuat dari kayu dan cat serta seni yang masih ornamen itu,namun dengan melihat-lihat dari langsung ke dalam itu,juga banyak seni berupa kursi dan meja tempo dulu dan berbagai seni ukiran china kono,sehingga berjalan kaki sambil melihat sekeliling ruang satu ke ruangan berikutnya.

Disaat milihat ruangan banyak juga pohon yang terdapat di dalam kerajaan yang berusia berkisar ratusan tahun ada umurnya 300-500 tahun dan sampai ada pohon yang seusia intana kerajaan,dengan melihat keindahan di dalam dan diluar ini merupakan suatu sejarah peninggalan yang patut dikunjungi, walaupun waktu itu cuaca dalam kunjunga sangat dingin sekali,dengan sambil berjalan kaki dan tanah,taman,air,sungai dan sekitarnya membeku menjadi es batu,setelah melihat beberapa lama kami pun melanjutkan perjalan ke tembok china yang terkenal ini,walaupun cuman berfoto-foto saja,untuk ingin berjalan ke perjalan tembok china itu gak terhambat oleh salju yang pas turun di waktu itu,setelah dengan naik kereta gantung hlate,maka bisa sampai ke tembok china,walaupun juga bisa dengan jalan darat,setelah itu perjalan kami pun menuju harbin dengan jarak tempu cukup lama,setelah sampai di harbin cuaca makin dingin dikarenakan sudah perbatasan Rusia dengan cuaca yang sangat dingin berkisar 21 sampai 32 celcius amat-amat dingin seperti hidup dalam kulkas saja.

Setelah sampai kota harbin banyak kota-kota peninggalan Rusia yang indah-indah,karena menurut sejarah kota harbin juga perna diduduki oleh rusia karena perbatan dan tanah milik orang china maka orang Rusia mengembalikan kepada china,maka itu setiap bangunan semua berorentasi Rusia.karena pada waktu orang Rusia tinggal banyak bangunan di bangun oleh orang Rusia itu,sehingga banyak model gedung berbentuk Rusia,sangat indah sekali seperti berada di rusia,walapun berada di china,kemudian disaat melihat begitu banyak sejarah peninggalan Rusia kami pun menuju ke tempat ferstival es dimana banyak istana es yang di ukir oleh penduduka setempat,karena sangat dingin sekali sana-kemari semua es maka kami pun setiap kunjungan beberapa menit langsung mencari cafe untuk mencari hawa panas,setelah selesai dan sudah hangat maka kembali lagi untuk mencari tempat yang pantas dan terlihat indah untuk berfoto-foto sejenak,kemudian setelah selesai kunjungan kami semua pun kembali dan hotel dan makan pagi,siang dan malam disetiap propinsi dan kota yang di kunjungi dengan fasilitas yang cukup baik dengan mandi air hangat,tempat tidur yang berhawa panas dan pelayanan yang baik.
Kemudian perjalan kami pun berlanjut ke propinsi lain dimana Dhilin,jilin dan beberpa kota yang bersejarah seperti suatu propinsi yang  berpengaruh sejarahnya sangat bersejarah  dan sangat diagungkan oleh penduduk setempat,seperti sejarah keluarga Chang yang sangat berpengaruh di jaman itu,keluarga Chang ini di angkat sebagai raja oleh rakyat setempat,karena baik kepada rakyat dan banyak membantu rakyat kecil,sehingga semua peraturan di buat oleh keluarga Chang baik hubungan diplomatik,politik,ekomoni,pertanian dan sebaginya itu,sehingga keluarga Chang ini sangat terkenal dan sangat kaya punya bank dan bisa mencetak uang sendiri untuk rakyatnya,sehingga sampai masuk penjajahan jepang.
video


Perjalanan kami pun berlanjut sampai pada waktu masuk tahun baru, kami pun mengakhiri tahun baru 2012 dan memasuki tahun baru 2013 di Chang chun dan Shenyang di mana juga terdapat berbagai peristiwa sejarah dan peninggalannya,seperti tempat pengasingan Pu i raja terakhir dari kerjaan Mang Ching berserta istana dan tempat tinggal istrinya dan berbagai sejarah lain seperti kunjungan tempat kota modren seperti plaza dan shooping tempat belanja yang terkenal,sehingga perjalan kami pun berlanjut ke kota Sang-hai tentunya perjalan dengan pesawat menuju ke Sang-hai itu.Sang-hai merupakan kota bisnis yang banyak kaum pendatang dan berinfestasi dan berbisnis disana,sehingga setiap kota terlihat sangat indah dengan beragam gedung pecaka langit itu apalagi keindahan terlihat dari malam hari,kota ini sangat indah dan maju dengan kepesatan teknolgi pembanguna bullding atau gedung,alpatmen,hotel dan sebagainya itu.

Selasa, 03 Mei 2011

kunjungan ke Makassar dalam Undangan Peresmian vihara


Kunjungan ke Makassar merupakan suatu Undangan bagi Sangha dan para bhikkhu di Sumatera utara Medan itu,sehingga banyak yang dapat pikirkan berupa persiapan dini disaat dalam perjalan yang akan kita tempu dengan pesawat terbang itu,namun ini akan membuat suatu pergalaman hidup dimana setiap pulau dan lokasi yang akan di kunjungi berupa suatu hal yang teramat penting dalam pengembangan Buddha Dhamma bagi semua makhluk hidup dan manusia,akan tetapi disaat perjalan yang kita tempu itu sangat baik dengan perhatian dan pikiran yang tenang,walupun setiap kehidupan ini tidak mungkin ada masalah cuman besar dan kecil suatu masalah itu,konologinya berupa perhatian dari diri sendiri,bagikan arus semua elemen kehidupan dimana mengalir disaat itu juga pasti ada jalan keluar dari setiap masalah yang timbul, begitu juga dengan pikiran dan prilaku dalam menjalankan kehidupan itu,disaat yang penting itu juga bisa dalam perhatian yang baik dalam melaksanakan atau menjalankan suatu kehidupan yang sangat berharga itu bagi setiap induvidu,jadi alangkah baiknya setiap menjalankan suatu masalah harus dengan penuh renungan atau sebalikanya apa saja yang bisa dijalankan yang penting baik untuk bagi yang melaksanakannya itu.Suatu kehidupan dapat berarti dengan baik tentunya dengan dorongan dari diri sendiri untuk mau bersahabat dengan siapa saja dalam suatu kehidupan yang akan di jalankan dengan tujuan apa yang harus dijalankan,walupun banyak hubungan itu sudah terjalin dengan baik akan tetapi itu juga harus di pelajari dengan baik,istilahnya pengalanam yang terbentuk juga bisa di pelajari dengan baik,seperti halnya dengan perjalanan dan kunjungan dari undanagan tentunya ini semua telah tersusun dengan dengan program tersendiri dari antar anggota sangah dan umat itu,sehingga undangan pun sampai ditujuan dan kunjungan pun sampai ketujuan yang telah di tentukan hari,waktu,tanggal dan tahun itu dan keberangkatan pun bisa tecapai dengan baik.

Dalam kunjungan ke Makassar tentunya juga dengan undangan dari Anggota sangha setempat,kendati jauh hari sudah di persiapkan dengan baik dan disaat hari hanya undangan pun sudah sampai dan kunjungan pun tercapai dengan baik ketujuan akan di kunjungai,disaat sampai ketujuan yang belum perna dikunjungi merupakan hal yang tidak asing lagi dalam kehidupan ini,seperti halnya setiap lokasi yang baru begitu juga dengan pulau yang belum di kunjungi itu akan menjadi suatu pengalaman hidup dengan dapat melihat keindahan alam sekitarnya dan dapat suatu ilmu pengetahuan tersendiri bagi pengunjung itu,tentunya tidak lupa dengan dokumentasi berupa oleh-oleh dan foto kenangan berada di suatu tempat itu,seperti berada di lokasi pantai lo sari yang terkenal dengan keindahan panorama pantai di waktu senja hari matahari pun mulai tenggelam dan banyak orang berlalu-lalang diantara pantai dan berfoto-foto di daerah pantai itu juga,ini sekilas disaat kunjungan dan melihat lokasi di Makassar itu,walupun masih banyak objeck wisata yang indah-indah,kendati waktu dalam kunjungan pun terbatas,maka waktu banyak habis dalam Undangan untuk upacara peresmian vihara itu,dengan begitu banyak juga undangan pembesar daerah seperti undangan Gubernur daerah,walikota,camat,toko masyarakat,ali ulama Agama di Indonesia dan tentunya umat Buddha daerah setempat dan sekitarnya itu.

Waktu undangan dan peresmian pun tiba disaat para bhikkhu sangha di undang makan siang hari bersama anggota sangha yang lain duduk di suatu tempat aula yang sudah disediakan dan sama-sama makan siang dan setelah selesai makan siang puncak acara pun tiba dengan kehadiran pejabat Negara seperti Gubernur,walikota setempat,toko masyarakat dan sebaginya tentunya umat Buddha,baik dengan pidato,doa bersama dan sampai dengan pemotongan pita dan pendatatangan batu nisan Vihara dan sampai dengan acara hiburan dan selesai,sehingga para bhikkhu sangha pun kembali ketempat masing -masing istirahat di kuti dan hotel yang telah disediakan oleh panitia,bagitu jadwal keberangkatan semua telah diatur oleh panitia baik tiket pesawat,tempat ginap seperti hotel,dan pengankutan mobil dan bis pun juga telah disediakan sedemikan rupa,sehingga semua acara sukses dengan baik dan baik juga Peresmian vihara,Para undangan,Para Bhikkhu dan umat,walupun ada kekurangan itu hal bisa dimana saja bisa terjadi.

setelah selesai acara semua kembali kesemula dengan tujuan kembali masing-masing tempat dan daerah asal,seperti banyak bhikkhu berasal dari semua propinsi di indonesia dari sabang sampai merauke dan kembali dengan rutenya masing-masing tentunya dengan Pesawat terbang itu,karena bhikkhu lebih banyak dari luar pulau dan disaat itu juga kita kembali kedaerah masing-masing dengan selamat berkat bimbingan dan pelindungan para Buddha,Bodhisatvaya dan para dewa dan dewi baik kelihatan dan tidak kelihatan baik yang sekarang dan yang masa lampau dalam pelindungan kita semua.Sadhu.......sadhu..........sadhu........!Buddha blessing.

Senin, 28 Februari 2011

Kunjungan Dharmayatra ke India 18-28 tahun 2011









Dharmayatra ke india 18-28 febuari 2011 merupakan suatu kunjungan dimana bersama umat Sumatera Utara,Medan tentunya ini merupakan suatu hujud kebersamaan dalam bentuk kunjungan ke India itu,sehingga banyak kunjungan kita berada di setiap Tanah suci Buddha dimana sang Guru junjungan amat tinggi sang Buddha yang mencapai penerangan sempurna berkat us...ahanya sendiri mencapai tingkat kesucian Agung sang Buddha itu,dari setiap kunjungan berupa kunjungan yang amat penting tentunya berupa tempat kelahiran sang Buddha berupa kelahiran Sang Pangeran di suku sakya dalam kerajaan yang di Pimpin oleh Ayahandanya Pangeran Shiddarta Gotama dalam keluarga Gotama dalam kerajaan Kepilavastu,setiap perjalan kami berupa dari awal berupa berangkat dari bandara Polonia Medan dan bersama umat dan Bhikkhu sangha berupa Bhante Punnajato Thera dan Bhante candasilo tentunya bersama umat kota Medan,sumatera Utara dan sekitarnya itu,dimana kami berangkat bersama-sama dalam satu pesawat menuju ke Malaysia dan naik pesawat Malaysai air dan sambung lagi Pesawat Malaysia Air dan Pesawat menempuh jarak sekitar 7 jam perjalanan di dalam pesawat,kemudian kami pun sampai di New Dheli India di bandara Indiragandhi dan cek out dari bandara menuju ke hotel dan Menginap semalam dan besok harinya kami pun melanjutkan perjalan ke Stasiun kereta api lacknow dan menuju ke Sravasti dimana jaman dahulu semasa sang Buddha masih hidup ada seorang saudagar kaya yang bernama Anapindika yang selalu berdana makanan kepada para bhikkhu sangha dan membangun vihara dan stupa-stupa berupa stupa munggalana,dan stupa Anggulimala dan tempat dimana sang Buddha menghabikan masa wasa di bukit dan naik kesurga yang sekarang banyak orang sebut Buddha Air pot.Akan tetapi setiap kunjungan banyak yang kita laksanakan berupa ritual dan puja di tempat-tempat dimana sang Buddha perna berdiam,dan disaat itu juga berdoa dan baca paritta suci dan berfoto bersama sampai dengan tanah yang di anggap suci pun di ambil sedikit di bawak pulang untuk nantinya bisa di pergunakan untuk keperluan apa saja yang patut dalam ritual seperti yang di utarakan oleh bhante candasilo berupa setiap tanah yang di ambil sedikit itu nanti di kumpulkan menjadi satu dan di bawak pulang untuk keperluan peletakan batu pertama dan dicampurkan atau di tanam kedalam tanah untuk pembanggunan vihara di Kualanamu itu.

Dalam perjalan berikutnya berupa kunjungan kerajaan ayahanda Shiddarta Gotama yaitu raja Suddhodana di kerajaan suku sakya di Kapilavastu berupa foto bersama dan bermalam di hotel satu malam,kemudian esok harinya kami pun bersama-sama melajutkan perjalan ke Nepal dan di perbatasan kami pun mengecap paspor dan masuk kenepal dan menuju perjalan lebih kurang 32 km menuju ke nepal dan bermalam di hotel dan besoknya kami pun melanjutkan perjalan ke tempat dimana sang Buddha di lahirkan di lumbini dan pilar Asoka dan berfoto bersama di tempat-tempat suci dimana sang buddha perna berdiam di sana,namun kami pun bermalam dan ginap di hotel dan berkunjung ketempat-tempat dan kembali lagi ke india dan cek in dari Nepal dan kunjungan kami menuju ke kushinagar dimana sang Buddha parinibana dan meningglakan kita untuk selama-lamanya dan tempat ritual suci dimana itu berdoa baca Paritta suci dan Meditasi sampai dengan Pradaksina keliling di stupa dimana sang Buddha di kremasi dan kahirnya kami berfoto bersama dan kembali melanjutkan perjalan ke vaishali dan kami pun menginap di hotel satu malam dan esok harinya kami pun berkunjungan dimana tempat sang Buddha Perna berdiam dan Membabarkan dhamma untuk para Murid beliau tentunya para Arahat, Bhukkhu dan sangha pada waktu itu,berupa tempat bukit girdakuta,gua monggalana,gua sariputra yang dianggap suci bagi umat Buddha berdoa dan baca paritta suci ,kemudian perjalanan kami pun berjalan dengan baik untuk selajutnya menuju ke Bodhi Gaya dimana sang Buddha Mencapai penarangan sempurna dengan usahanya sendiri dengan Meditasi duduk dibawah pohon Bodhi dan kami pun sampai malam hari dan lansung ke vihara dan baca doa dan Paritta suci dan bersama umat dan berdana kain jubah untuk patung sang Buddha dan berfoto,sehingga kami mengginap dua malam di hotel dan pagi hari jam 5 kami pun menuju ke monastiy Maha vihara Maha bodhi gaya dan melakukan Meditasi dan dan baca paritta suci dan pradhaksina berkeliling di alear lokasi candi Maha Bodhi gaya itu dan menjelang pagi kami pun berfoto bersama-sama di lokasi Bodhigaya itu dan melanjutkan perjalanan ke Nalanda dan berfoto bersama disana.Disamping itu banyak orang berjualan sopenir dan beraneka keperluan Agama Buddha baik di Bodhigaya dan Nalanda dan kami pun membelinya dan secukupnya bagi yang ingin mebelinya dan di bawak pulang ke indonesia sebagai cendra mata sekejap saja.
Kemudia perjalan kami untuk selanjutnya berupa menuju ke sungai Ganga dimana dalam kunjungan trefel tempat objeck wisata yang terkenal di dunia itu,Dimana tempat suci bagi umat Agama hindu dan ritual bagi para kaun bhramma,disaaat pagi hari setelah kami menginap satu malam di hotel dan pada pukul 4 pagi kami keluar dari hotel dan menuju perjalan ke sungai ganga dimana tempat suci bagi umat Agama Hindu sebagai kepercayaan katanya sungasuci dan sungai ibu atau sungai melambangkan sebagi ibu dan bisa mensucikan dan kalau mandi bisa membersikan roh,raga dan sukma dan ritual beradapan ke matahari dan setelah meninggal bias naik kesurga,kemudian kami naik sampan untuk berkeliling di sungai ganga itu dan banyak tempat yang indah dipandang dengan mata dan bangunan kuno di india itu,sehingga tempat setiap tepi sungai diliputi tempat ritual agama Hindu dan sampai tempat permandian dan tempat kremasi bagi umat Hindu itu dan kami pun berfoto-foto di tempat dimana yang bagus di lihat dan berkeliling sepanjang sungai dan tepian sungai itu.
Sehingga kami pun melanjutkan perjalanan ke Sarnath atau bisa di sebut dengan Varanasi dimana banyak tempat suci agama Buddha dimana sang Buddha perna ada disana semasa hidup beliau dan kami pun menginap satu malam di hotel dan di pagi hari kami pun berkunjung ketempat peninggalan berupa stupa-stupa dan esok hari kami pun berbagkat naik kereta api dan bermalam di kereta api dan perjalan menempuh jarak berkisar lebih kurang 13 jam perjalanan dan ke esok harinya kami tiba di Agara di mana juga tempat objeck wisata yang terkenal berupa thasmahal mesjid yang di bangun oleh raja yang di berikan kepada putri raja di masa itu.Dan Perjalan kami pun hampir usai dalam Dharmayatra ke india selama !0 hari dari tanggal 18-28 2011 itu pun hampir selesai,sehingga perjalan kami pun dilanjutkan dengan perjalana ke NEW Dheli dimana mengejar waktu pesawat dalam perjalan pulang ke indonesai dan di saat itu waktu malam hari kami pun sampai di bandara NEW dheli dan kami pun berangkat cek in dan bagasi,paspor dan pada pukul 11 malam kami pun berangkat menuju ke Malaysia dan sampai di Malaysai sambung lagi menuju ke Medan,Sumatera Utara Indonesia.
Salah satu jawan dari umat yang bernama Heny Wandy : Selamat Bhante sudah sampai ditanah air,berkat bimbingan para Buddha...! sadhu......sadhu.....sadhu (kutipan hasil dari komental di Facebook)

Jawab Bhante candasilo di facebook:

yah Terima kasih Anomodana bhante dan rombongan Dharmayatra ke India punlang dengan selamat dan sukses bagi umat Buddha khususnya Sumatera Utara dan sekitarnya,dalam kujungan Dharmayatra ke India merupakan suatu keharusan dan penting dalam menjalankan hidup spirituality dalam ke Agamaan dan tentunya baik sangat baik untuk umat Buddha lainya itu,karena tempat suci agama Buddha dari kelahiran sang Buddha di lumbini,sang Buddha mencapai penerangan sempurna di BodhGaya,dan parinibana sang Buddha di kusihnagar dan tempat lain dimana sang Buddha perna hadir dan Membabarkan dhamma dan Meditasi,sehingga kami pun sempat berkunjung ketempat sang Buddha Menghabiskan masa vassanya di Sravasti di taman jethavana dimana ada Bukit disaat sang Buddha Membabarkan Dhamma dan terbang naik ke surga.Di bukit itu kami pun ritual berdoa dan baca Paritta suci dan Meditasi sampai dengan Meditasi dan Pradhaksina berkeliling dan akhirnya berfoto-foto bersama di sravasti.

Seperti komental facebook dari saudara Dhammvamsa achiu :

Sadhu Sadhu Sadhu.....
Selamat Kembali ke indonesia Bhante....
Salam Anjali dan Namaskara dari kami _/\


jawab bhante candasilo di Facebook:
Yah Namo Buddhaya yah terima kasih bhante bersama umat kota Medan dan Sumatera utara dan sekitarnya sudah kembali ketanah Air dengan pesawat Malaysia dan Dharmayatra ke India sukses den dengan penuh semagat dan tekat yang kuat jugalah maka semua Dharmayatra ke India berjalan dengan baik dan lancar.berkat Buddha,Para Bodhisatvaya dan Para Dewa dan Dewi baik kelihatan dan tidak kelihatan,maka kami tiba di kota Medan Indonesia dengan selamat (Buddha blessing)

Begitu juga dengan documental Perjalanan Dharmayatra ke India 18-28-february tour the India 2011 yang di rekam dalam bentuk set video yang bernuansa music Buddhis bisa di saksikan di bawah ini: klik dibawah Play ini.
video

Jumat, 12 Maret 2010

kunjungan rapat SAGIN dan rapat KASI di vihara Ekayana di Jakarta dan Bandung

Gambar ini di saat berada di rumah ibu Parwati dan suaminya lagi berbicara bersama Bhante
Gambar ini di saat kami berkunjung ke tempat berdiamnya ibu Parwati dan di bandung dengan itu banyak yang di ceritakan beliau tentang pendidikan baik dimana beliau mengajar tentunya di daerah Bandung,setelah itu kami banyak melihat sekeliling ruangan tamu dengan beragam buku-buku koleksi dari beliau itu.
Dimana gambar ini bersama bhante yang lain berkunjung ke tempat vihara dimana di saat itu lagi baca paritta suci di mana pagoda dan banyak kunjungan ke daerah lokasi yang indah dan bersama-sama turun tangga dan banyak melihat keindahan dan tempat ritual Agama buddha itu.
Kondisi gambar ini berada di Bandung dimana selesai rapat KASI yang bertempat di ciawi Bandung dan berkunjung ke vihara yang berada di sana dan kami di saat itu bersama berada di puncak vihara di mana pemandangan gunung di Bandung itu, namun semua itu dalam rangka rapat SAGIN dan rapat KASI yang tahun ini bertempat di jakarta vihara Ekayana dan Ciawi Bandung dengan kehadiran berbagai Bhikkhu sangha dari semua propinsi itu,akan tetapi semua itu berjalan dengan baik dan kami pun banyak mengunjungi tempat-tempat vihara di mana berada itu.

Minggu, 14 Juni 2009

Kunjungan ke Belitar

Kunjungan ke Belitar besama rombongan merupakan kehidupan yang pertama kali dimana di dalam kehidupan untuk melihat dan berkunjung ketempat-tempat yang suci seperti vihara dan cetiya,candi-candi,pure-pure sampai dengan tempat berjiarah ke tempat Presiden Republik Indonesia yang pertama di Belitar Presiden Soekarno dengan itu bersama berbakti kepada Bangsa dan tanah air ini merupakan suatu kebangaan tersendiri sebagai warga negara yang baik dan tekun kepada Agama dan kepercayaannya kepada Bangsa dan negaranya,sehingga banyak yang dilihat dan berkunjung di tuguh Bapak Prokramasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama kali,jadi dalam perjalanan ini banyak yang di dapat untuk sebagai catatan kehidupan dimana untuk bersama-sama dalam kunjungan transumatera utara,jawa,Bali dan lombok itu,setelah sampai di setiap kunjungan itu banyak yang bisa dilihat berupa masyarakat yang begitu banyak datang dan kembali untuk tujuannya masing-masing baik tua,muda sampai dengan anak-anak yang bisa dilihat masing-masing dengan pikiran dan niat tujuannya masing-masing apa yang akan dilakukan disaat di lokasi seperti di Belitar setiap melihat banyak orang berjualan sofenir dan makanan sampai minuman di sepanjang jalan dari kalau mau masuk kedalam komplek berjiarah ke makam Presiden soekarno itu,akan tetapi setiap perjalan dapat dilihat dengan baju,kerajinan tangan,makanan dan minuman itu berjejer disepanjang jalan sampai kalau mau keluar pun masuk ronga-ronga rumah penjajah barang-barang atau sofenir seperti masuk kedalam pasar kalau ingin belanja.

Terik matahari disaat itu sangat panas sampai kami berjalan disepanjang lorong-lorong pingir jalan dimana toko-toko berjualan baju dan sofenir itu,dan melihat setiap baju dan sofenir yang dipajangkan disetiap toko-toko masing-masing,sehingga niat untuk beli dan bawak pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga pun muncul disaat itu dari pikiran,karena setiap melihat kesenangan timbul disaat itu dengan melihat keindahan beraneka ragam akan sofenir itu berupa setiap baju yang di pajang di toko terlihat gambar soekarno Persiden Republik Indonesia itu yang tentunya dengan beragam model dan gambar yang ada disaat itu, setelah melihat sekeliling makam banyak orang berjualan bunga untuk ditaburkan kemakam dan ditawarkan kepada kami kemudian kami pum beli dan berjiarah ke makam Soekarno Persiden Republik Indonesia itu dan banyak dilihat monumen Presiden Soekarno dan orang berjiarah ke tempat makam Presiden itu berlalu_lalang dengan tujuan masing-masing untuk berdoa dengan kepercayaannya Agama masing-masing.

Kamis, 26 Maret 2009

Gambar kunjungan Sumatera ,jawa,Bali,lombok



Kunjungan Parawisata :


Kunjungan transumatera jawa,bali,dan lombok merupakam hal yang baik dimana setiap kehidupan setiap manusia membutukan parawisata dari setiap kunjungan dimana berada dengan tujuan objeck para wisata itu yang ada di pulau Sumatera,jawa,Bali dan lombok itu merupakan kunjungan.setiap perjalan yang kami lakukan dengan kondisi yang baik tentunya baik mental,fisik dan sprituality yang mantap untuk siap berkunjungan transumatera ke jawa,bali,dan lombok itu,jadi disaat yang paling penting berupa kesehatan baik jasmani dan rohani untuk siap berkunjung dengan naik mobil atau jalan darat melalui transumatera jawa,bali dan lombok itu,Banyak hal yang bisa dilihat berupa kebersamaan yang baik untuk mulai dari perjalanan yang menempu jarak tempu 3 tiga minggu pulang dan balik itu.

waktu yang berjalan dengan perjalanan pagi,siang dan malam itu bisa dilihat dengan pemandangan alam yang indah disetiap perjalanan dikala waktu pagi hari dapat dilihat berupa alam di sekitar perjalanan seperti halnya dengan pemandangan alam pinggir jalan berupa pohon-pohon,kebun sawit dan hutan yang terbentang di sepanjang jalan sampai dengan sungai dan gunung dan bukit-bukit yang ada pada waktu itu yang bisa dilihat dari jendela dari dalam mobil itu,sepanjang jalan dari pagi hari dan siang hari pun bisa dilihat sepanjang badan jalan yang berbelok-belok dan berlobang besar dan kecil dari lintasan itu,kemudian ujung tombak perjalanan berupa supir yang handal dan berpengalaman yang bisa menguasai badan jalan dengan baik,jadi sampai dengan perjalanan malam hari pun kami tempu dan cuman singgah ke pombensin untuk isi bensin dan buang air kecil dan besar,selanjutnya perjalanan kami lakukan dengan kondisi berada di mobil dan duduk sepanjang jalan dan melihat keindahan alam dan tidur sedikit-sedikit di dalam mobil,Banyak hal yang dilihat berupa kondisi disaat duduk didalam mobil dengan cermat untuk melihat kedepan dengan setiap bandan jalan di kala bosan untuk melihat kiri dan kanan jendela mobil kemudian mata pun melihat kedepan dengan kondisi penuh waspada akan setiap gerakan supir dikala untuk mengelak mobil lain didepan dan membantu memperingati sopir dikala ada mobil yang melintas dari depan dengan kecepantan tertentu baik kecepatan mobil kami di kala sopir mulai letih dan capek sampai dengan sopir yang mulai gantuk kami pun mulai dengan waspada untuk keselamat kami,jadi selama perjalanan ada yang tidur ada yang tidak tidur untuk akan kewaspada dari hal-hal yang buruk akan timbul disaat itu.

Perjalanan kami pun disaat itu awalnya dengan semagat dan keletihan akan perjalan pun mulai terlihat dengan kondisi perjalan yang pagi,siang,dan malam hari itu dengan jarak tempu:

Perjalanan kami sampai di setiap vihara dan cetiya pun berjalan dengan selamat kondisi untuk istirahat dan menginap pun tersedia dengan baik,jadi untuk perjalanan berikutnya dampak secara langsung dan tidak langsung akan mental dari tidak ada pengginapan pun sirna dari pikiran akan was-wasan dari itu,sehingga mulai dengan pikiran dan mental yang kuat akan semua tersedia dengan baik,jadi perjalanan kami pun diliputi oleh mental sprituality yang terjamin akan oleh kepercayaan diri dan tujuan yang pasti itu.

Sabtu, 14 Maret 2009

Melihat pulau dan Pantai


Dalam perjalanan menuju pulau bali tentunya dengan menyeberangi ferry yang ada di pelabuhan penyeberangan antara pualu jawa dan bali,sebelum perjalanan banyak yang kami kunjungi berupa daerah-daerah objeck parawisata yang ada pada saat itu candi Borobudur dan candi sewu yang merupakan objeck para wisata itu dengan rute berjalan kaki dan sesaat kami melanjutkan perjalanan dari pulau jawa dengan melintasi jalan tengah dari semarang,jokyakarta sampai bayumas tempat penyeberangan, setelah sampai di Bali girimanuk tempat pendaratan atau pelabuhan yang ada dengan ferry beserta mobil masuk kedalam ferry itu,dan disaat menyeberangi lautan jawa dan bali itu selama dua jam selama peyeberangan banyak yang dilihat berupa pantai dan pulau yang indah dipandang oleh kedua mata ini, dan sampai di Bali kami melajutkan perjalanan dengan mengendari mobil dan melintasi areal dan jalan tengah dan alternatif itu,sehingga dalam perjalanan dapat dilihat berupa keindahan pantai dan pulau yang ada di Bali itu,selama perjalanan dari subu hari sampai pagi hari melintasi areal jalan dari penduduk desa-desa di Bali itu dan banyak pure-pure terbentang di sepanjang jalan dan wewangian berupa,dupa,bunga dan keindahan pure-pure itu baik yang kecil dan besar.
Selama Perjalanan banyak yang di lihat berupa objeck parawisata pure-pure,pantai dan disepanjang jalan pantai yang indah,sehingga selama di perjalanan kami di mobil dan melihat apa yang ada di sekeliling pantai dan pure-pure itu,dan sampai sarapan pagi di jalanan dan melanjutkan kembali perjalanan sampai senja hari di perbatasana antara pulau bali dan pulau lombok,setelah itu kembali kepelabuhan bali dan beli tiket dan menyeberangi pulau bali ke pulau lombok,tentuya dengan ferry kembali sebagai alat penyeberangan,sampai dengan menuggu antrian beberapa kenderaan berupa mobil.besar dan kecil,truk besar dan kecil yang tersusun rapi dari lombok untuk antri keluar dari perut atau dek kapal penyeberangan ferry itu,dan kami pun mulai tersusun rapi dan antri dengan mobil yang lain tujuan ke lombok, setelah angkutan yang lain keluar dan kosong dari ferry itu,selama ada di dalam kapal ferry itu kami pun istirahat dan mulai duduk dan minum kopi dan teh dan sambil monton tv yang ada dikapal itu sampai dengan melihat keindahan pulau-pulau kecil dan besar di persisir pantai Bali dan lombok itu dan berjalan kian kemari dan melihat lautan dan angin yang bertiup sangat kencang dan sejuk itu.
Setelah kapal ferry itu membunyikan suara kapal untuk mulai mendekati pelabuhan lombok itu selama perjalan dari bali ke lombok memakan waktu jarak tempu sekitar 4 jam dalam perjalan yang ada pada saat itu,sampai dengan kapal mulai menyandar ke pinggir pulau lombok dan sampai di pelabuhan lombok itu,sehingga kami mulai antri untuk keluar dari perut ferry itu bersama mobil yang ada didalam itu,jadi kami keluar dengan baik dan selamat dalam perjalanan penyeberangan itu yang memang pada waktu itu penyeberangan di senja hari pasang naik dari laut itu agak tinggi dan disaat itu cuaca kurang baik pass hujan jadi disaat kami didalam kapal ferry itu sempat di ombang ambing oleh angin dan badai air laut yang bergelombang,tetapi semua selamat dan dengan kembali setelah mendekati pulau lombok itu,kemudian kami mulai melanjutkan perjalanan dari pulau bali dan pulau lombok itu dan sampai di pulau lombok perjalan berlanjut dengan jalan darat kembali dengan mobil,selama perjalan di lombok banyak yang dilihat berupa pesisir pantai dan pulau kecil-keci yang ada di lombok itu.